
Dengan motto "Insya Alloh murah meriah", Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om ini memang tidaklah mengecewakan para pengunjung baik dari segi harga maupun variasi lauk-pauk. Ornamen-ornamen bahkan tulisan-tulisan yang ada di tempat wisata kuliner Bandung yang satu ini memang unik. Suasana warung makan tempo dulu khas Sunda terasa sangat kental disini, hal ini terlihat dari perlengkapan makan dan minum serta slogan-slogan atau wejangan-wejangan yang terpasang di dinding Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om di Trunojoyo No. 62 Bandung ini. Rumah makan Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om Bandung ini buka mulai pukul 10.00 WIB – 22.00 WIB, khusus hari Minggu buka mulai jam 09.00 WIB – 22.00 WIB.

Mang Barna sendiri sebagai pemilik Nasi Bancakan ini masih senantiasa menyempatkan diri menyambut pengunjung yang berdatangan untuk menikmati kuliner Sunda. Penulis sendiri sempat disambut dan berjabat tangan langsung dengan Mang Barna di sela-sela kesibukannya.

Di rumah makan Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om ini antrian yang sangat panjang biasanya terjadi pada jam-jam makan seperti suasana waktu penulis berkunjung pada siang hari saat jam makan siang. Para pengunjung tampak mengantri dengan sabar.

Terlihat para penikmat kuliner Sunda mengantri untuk memilih lauk-pauk yang terhidang di meja panjang. Berbagai macam hidangan yang mengundang selera nampak memenuhi meja. Nasi yang disediakan di rumah makan khas Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om ada dua macam, yaitu nasi liwet yang terhidang dalam wadah yang besar, dan nasi timbel yang terbungkus daun pisang dengan apiknya. Pencinta Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om bisa memilih nasi dan lauk-pauk sesuai dengan selera.


Lauk-pauk yang ada di meja panjang terhidang dalam satu wadah baskom seng yang besar, yang merupakan ciri khas unik dari tempat makan Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om Bandung ini. Lauk-pauk yang bisa ditemui di tempat kuliner Bandung ini antara lain Sate (sate babat, sate paru, sate limpa, sate usus sapi, sate telor puyuh), Ayam goreng/bakar Cisaga, gepuk, semur, sambel goreng. Ada juga macem2 pindang (lauk sawah, bandeng, deles goreng, tongkol, dll). Macem2 tumis (genjer, paria, tahu brokoli, waluh, soun cabe, sambel goreng kentang, buntil, ceos kacang, orek tempe, tumis tahu toge, dll). Gorengan seperti perkedel jagung, bala-bala, rempeyek, tahu/tempe. Lotek dan rujak sampai semur jengkol ataupun goreng jengkol juga tersedia di rumah makan Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om ini.
Tungku yang ada untuk pembakaran dan bumbu-bumbu masak tradisional terlihat pula pada gambar (klik gambar untuk memperbesar). Suasana tempo dulu yang dipertahankan dapat terlihat disini. Bahkan piring untuk makan serta cangkir untuk minum teh tawar masih memakai yang terbuat dari seng (disediakan gratis untuk teh tawar).


Bagi para pengunjung yang ingin memesan minuman yang terlihat menyegarkan di tempat kuliner Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om, bisa memesan di tempat pesanan khusus minuman. Disediakan berbagai macam variasi seperti es goyobod, es jus terong walanda, es kopi nyereng, es melon selasih, rupi-rupi jus, teh/kopi tubruk, susu soda kampung/gembira, dll. Ada juga kue balok yang dibikin di atas arang. Kue balok merupakan jajanan tradisional khas Sunda. Anda bisa bernostalgia di rumah makan Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om ini.

Bagi yang ingin minum Es Goyobod ataupun Es Cingcaw Hijau, sudah tersedia. Harganya pun murah meriah, yaitu Rp 5.000.
Setelah puas dengan pilihan makanan dan minuman Anda, datang saja ke meja kasir untuk mencatatkan apa saja yang Anda pesan/order. Tidak usah langsung bayar. Cukup sodorkan makanan dan minuman Anda, kasir akan memberi Anda nomor meja yang berguna saat pembayaran nanti. Praktis bukan.

Tempat makan kuliner Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om juga menyediakan menu paket bagi yang ingin memesan untuk acara tertentu. "Pesenan Dua Dinten Sateacana,"tercantum di dalam brosur, yang artinya diharapkan untuk memberitahu paling tidak dua hari sebelumnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Paket Besek Bancakan ini sendiri murah meriah. Dengan harga mulai Rp 15.000 – Rp 50.000, Anda bisa memilih sesuai dengan budget Anda. Paket besek bancakan yang seharga Rp.15.000 saja sudah terhitung lezat, diberikan pilihan sangu daun, hayam goreng Cisaga/pepes lauk sawah/gepuk/peda goreng, tahu tempe goreng/oreg tempe cabe/tumis genjer, tumis buncis/soun goreng, dan masih ditambah lalapan + sambel yang menggoda selera.

Harga berbagai macam aneka lauk di tempat makan kuliner Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om ini terhitung murah meriah. Tumis sayur rata-rata Rp 3.500. Perkedel, tahu/tempe sekitar Rp 1.000. Pindang sekitar Rp 5.000an. Ayam dan semur sekitar Rp 7.000. Kue balok Rp 1.250. Minuman sekitar Rp 5.000 an sudah bisa menikmati sajian es goyobod. Kalau Anda hanya memesan es teh manis, teh /kopi tubruk, ataupun kopi susu manis, Anda hanya akan merogoh kocek sekitar Rp 2.000 an. Berikut adalah daftar harga menu di tempat makan kuliner Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om Bandung.

Jadi jika Anda ingin mencari suasana tempo doeloe di Bandung, datang saja ke tempat makan kuliner Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om. Harga juga relatif murah. Tergantung pilihan kita, tapi jangan khawatir, harga di Nasi Bancakan Bandung ini termasuk wajar, terhitung murah meriah tak mahal. Untuk yang mau mengirit tidak usah membeli minuman. Disediakan teh gratis (yang tersedia di cangkir seng berwarna-warni, yaitu warna kuning atau hijau telur asin di dekat tempat kue balok). Tempat makannya sendiri cukup luas, Anda bisa memilih duduk di meja, atau bagi yang ingin lesehan tersedia pula beberapa tempat duduk lesehan. Terakhir jangan lupa membayar pesanan Anda sebelum pulang, seperti slogan yang tertera di tempat makan kuliner Sunda Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om, yang menghimbau Anda untuk jujur mengatakan apa yang Anda pesan.








